Archive for February, 2009
Crew Emsik Saling Bertemu di Sepak BOla
JELANG Semi Final LIGA PERKIBAR 2008 – 2009 (Sepak Bola antar masyarakat Indonesia di Kuwait)
Jabriya, Kuwait.
MU FC (Adan)akhirnya mengahiri babak penyisihan dengan manis setelah dipertandingan terakhir kemarin menaklukan tim favorit juara REGE FC dg skor 5 – 4,dengan kemenangan ini MU menjadi pemuncak klasemen, prestasi MU semakin sempurna dengan bertenggernya bomber mereka siswoyo di daftar pencetak gol terbanyak dengan 6 golnya. Dari hawally dilaporkan, setelah melakoni 2 laga awal dengan kekalahan, akhirnya hawally fc baru bisa memastikan satu tempat di babak semifinal setelah kemarin sukses menjungkalkan BSN dengan skor meyakinkan 3 – 0. Dengan kemenangan ini hawally dipastikan akan kembali bersua dengan MU FC, tim yg mengalahkanya di babak awal penyisihan tahun ini.
Semifinal antara MU FC VS Hawally FC dipastikan akan berlangsung seru. Petandingan yang akan digelar distadion Mishref pada 27 februari mendatang dipastikan akan sangat ketat dan sarat gengsi dimana MU yang diperkuat 3 pemain dari EMSIK ( adi sasmita, anan suhanan dan aim hawakib) pastinya akan berusaha memperpanjang rekor head to headnya dg Hawally FC yang didalamnya terdapat 5 pemain dr EMSIK diantaranya sutikno mustofa,yahya m,nanang reska,dani dan muhamad tsani. Mampukah Hawally FC melakukan revans atas kekalahan mereka dipertemuan awal, ataukah MU yang akan kembali membuat Hawally fc merana? Nantikan jawabanya atau anda bisa menjadi saksi dari di pertandingan ini dengan datang langsung kestadion mishref mulai pukul 08.00 pagi waktu setempat.
Sementara di pertandingan semifinal lainya akan mempertemukan tim kuat REGE FC yang akan ditantang pendatang baru PKS FC, pertandingan ini sendiri akan dilangsungkan 6 maret 2009 distadion yang sama.(nrd.jab.emsik)
Saudi Butuh 10.000 Perawat Tahun 2009
Jakarta (ANTARA News) – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) melepas 240 perawat binaan PT Amri Margatama ke Arab Saudi, sementara kebutuhan perawat di negara itu masih sekitar 10.000 tahun ini.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Nurfaizi saat melepas perawat tersebut di Bekasi, Jabar, Selasa, mengatakan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) terus berusaha meningkatkan penempatan tenaga kerja formal ke luar negeri, khususnya disektor perawat, mengingat permintaannya cukup tinggi di Arab Saudi, dan Negara Timur Tengah lainnya, serta masih besarnya peluang di Asia Pasifik.
“Di Arab Saudi saja sedikitnya dibutuhkan 10.000 tenaga perawat tahun ini,” kata Nurfaizi.
PT Amri Margatama hingga saat ini sudah menempatkan 2.193 tenaga perawat ke Arab Saudi dengan upah sekitar sekitar 1.300 dolar AS hingga 1.500 dolar AS per bulan.
Nurfaizi mengungkapkan, tenaga perawat Indonesia cukup diminati oleh pemerintah Arab Saudi, mengingat dari segi keterampilan dan pendidikan sudah sesuai dengan standar yang mereka terapkan. Selain Arab Saudi, saat ini juga ada permintaan dari Yordania, Syria, Kuwait, Jepang, Korsel, Australia, Kanada dan Selandia Baru.
Namun yang menjadi kendala untuk mendorong penempatan tenaga perawat ke luar negeri, kata Nurfaizi, adalah masalah pengetahuan bahasa, dana penempatan serta pengadaan tenaga perawat.
“PPTKIS terkendala dana dan pengadaan tenaga perawat. Karena untuk melatih dan menyiapkan satu TKI hingga penempatan, dibutuhkan biaya sedikitnya Rp10 juta. Belum lagi jumlah tenaga perawat yang dibutuhkan masih kurang karena sudah terserap untuk kebutuhan rumah sakit di dalam negeri,” katanya.
Karena itu, Nurfaizi berharap pemerintah dapat membantu penyediaan dana baik melalui anggaran departemen maupun kucuran kredit untuk penempatan tenaga kerja formal.
“Paling tidak pemerintah bisa menyiapkan SDM dan tenaga instruktur agar target penempatan tenaga kerja formal 50 persen berbanding 50 persen dengan tenaga informal bisa segera tercapai atau paling tidak mendekati,” kata Nurfaizi.
Hadir dalam acara itu Ketua Umum Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus M Yamani, Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa TKI Asia Pasific (Ajaspac) Ismail Sumaryo dan Ketua Umum Indonesia Employment Agencies Association (Idea) Adri Nelwan.
Sementara itu, Direktur PT Amri Margatama, Said Umar, mengungkapkan pihaknya merekrut perawat yang akan ditempatkan ke Arab Saudi dari seluruh wilayah Indonesia.
“Kami bekerjasama dengan salah satu rumah sakit swasta didaerah untuk perekrutan dan melatihnya selama dua bulan, setelah itu ditarik ke BLK Amri Margatama di Jatiasih untuk dilatih lagi, khususnya penggunaan bahasa Inggris dan Arab,” kata Said.
Untuk biaya perekrutan dan penempatan, Amri menanggung semua biayanya, setelah mereka bekerja di Saudi baru diperhitungkan.